Mar 12, 2013

Menggambar Pohon

Sudah berkali-kali saya menjalani psikotes. Pertama kali waktu di SMA, selanjutnya waktu baru masuk kuliah dan yang paling sering yaitu waktu ikut seleksi kerja.

Psikotes ini katanya bertujuan untuk mengetahui berbagai potensi yang dimiliki oleh setiap individu yang tidak terobservasi secara langsung. Prosesnya terdiri dari berbagai tahapan dan menghabiskan waktu sampai berjam-jam.

Tahapan yang paling saya tidak suka dari psikotes adalah tes menggambar pohon. Saya memang tidak pandai menggambar, namun saya tidak pernah merasa kesulitan saat mengerjakan tes meneruskan gambar dan tes menggambar orang. Tapi tes menggambar pohon? Aarrgghh! Mungkin ini ada kaitannya dengan kurangnya minat saya pada pelajaran Biologi.

Pada tes tersebut, peserta psikotes biasanya diminta untuk menggambar pohon berkambium (dikotil), bercabang dan berbuah. Tapi saya benar-benar tidak tahu harus menggambar pohon apa. Pohon mangga, pohon rambutan, pohon jambu, atau pohon durian? Saya tidak tahu bagaimana detail pohon-pohon tersebut. Pohon yang saya tahu detailnya seperti pohon pisang, pohon kelapa, dan pohon bambu tidak masuk dalam kriteria.

Pengalaman terakhir dan paling konyol adalah saat saya menjalani seleksi penerimaan calon dosen. Saat itu saya tidak belajar dari pengalaman dan tidak mempelajari detail salah satu pohon untuk persiapan tes menggambar pohon.

Aula Barat ITB (sumber)
Karena tidak memiliki bayangan sedikit pun tentang pohon yang akan digambar, maka saya pun menggambar salah satu pohon yang berada di taman sekitar lokasi tempat tes. Dengan kemampuan menggambar yang sangat kurang, saya mencoba meniru detail pada pohon tersebut. Dan saya tersenyum puas ketika gambar itu selesai. Hore!

Tapi saya benar-benar terkejut saat menyadari bahwa saya juga diminta untuk menuliskan nama pohon tersebut di bawah gambar yang sudah dibuat. Mampus deh, saya tidak tahu apa nama pohon itu. Duh gawat!

Setelah berpikir keras, menekan rasa malu, dan memupuk kepercayaan diri, saya akhirnya pasrah menuliskan 'Pohon di sekitar Aula Barat ITB' di bawah gambar pohon yang telah selesai saya buat.

~~~~~

Untuk Lampu Bohlam: Prompt #2 Pohon

17 comments:

  1. Hehehe...., akhirnya dikasih nama Pohon di sekitar Aula Barat ITB begitu ya, Sob.

    ReplyDelete
  2. Xixiixixi...
    Kata temen sy kalo disuruh gambar pohon, itu menggambarkan sekuat apa figur ayah mengayomi pada kita.
    Kalau g salah inget dia blg gt :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh klo gambar pohonnya nyontek brarti figur ayahnya kurang kuat kah.. hihi..

      klo browsing arti gambar pohon, saya nemu ini http://putracenter.net/2012/12/28/tips-dan-arti-gambar-pohon-dalam-psikotest/ entah bener ato ga :D

      Delete
  3. aku biasanya ngganbar pohon mangga. ntah jadinya mirip atau tidak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. mirip ato engga mirip, yang penting itu jelas gambar pohon apa :)

      Delete
  4. pasti aku juga gagal dah kalau psikotes gambar pohon, bener mba latree aku gambar pohon mangga tapi gak mirip sama sekali.

    ReplyDelete
  5. Hahahaha.. Sekarang udah tahu belom itu namanya pohon apa? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wih ada pakar psikologi :D

      sampai skarang blum tau dan engga berusaha buat nyari tau hihihi..

      Delete
    2. Hehehe.. Kalau saya mah disuruh gambar apa aja nggak bisa.. :D

      Delete
  6. wah, susah juga ya kalau ndak biasa ngamatin pohon

    ReplyDelete
  7. kalo aku gambarnya pohon nangka coz pohon itu yang ada didepan rumah waktu saya masih kecil, emang yah memori enak kecil itu sampai dewasa tetap terjaga

    ReplyDelete
    Replies
    1. waktu kecil di rumah ada pohon belimbing..
      tapi saya ga ngeh sama bentuk pohonnya :D

      Delete
  8. hahahaha.... aku langsung teringat acara mata najwa di metrotv.. pasti kalo test itu berupa wawancara dengan najwa sebagai pewawancara, Nathalia akan dicecar dengan pertanyaan:
    Pohon di sekitar aula itu kan banyak ya. boleh sebutkan satu.
    nah loh... hahaha

    ReplyDelete