Thursday, December 18, 2014

Pesta Jengkol di D'Jengkol

Psstt… ada yang suka jengkol enggak? Ayo ngaku aja :p

Karena baunya, sebagian orang membenci jengkol. Tapi karena rasanya yang pulen, walaupun bau, untuk beberapa orang, jengkol ini bukan hanya enak, tapi enak banget. Ya, meskipun ada yang mengakuinya secara terang-terangan, namun ada juga yang malu-malu :D

Hari Minggu, 14 Desember 2014 kemarin, saya mendapatkan kesempatan untuk mencicipi berbagai olahan jengkol di D'Jengkol. Well, saya bukan penggemar jengkol, tapi saya pemakan segala--termasuk jengkol, hihihi…. Jadi kesempatan tersebut enggak saya sia-siakan dong.

Kafe ini berada di Jl. Banteng, seberang Lapangan Lodaya. Sejajar lah sama salon Anata--salon langganan saya waktu zaman kuliah. Lokasinya mudah dicari, apalagi banyak banner D'Jengkol berwarna merah cerah di halamannya.

D'Jengkol, tampak luar (Sumber)
Suasananya sengaja dibuat homey, agar pengunjung nyaman nongkrong di sana. Tempat duduknya ada yang berupa kursi biasa, ada yang lesehan, dan ada juga yang berupa sofa dengan ruangan semi terbuka. Pokoknya asyik deh. Sambil menunggu pesanan, pengunjung bisa membaca buku yang udah disediakan, jadi enggak akan bosan. Dan supaya semakin betah lagi, ada Wi-Fi gratis juga loh. Mantap deh….

Buku-buku yang bisa dibaca (Dok. Pribadi)
Umur kafe ini memang masih muda sekali. Pada awalnya  Kang Gun--owner D'Jengkol, menjual sambal jengkol secara online. Namun akhirnya memberanikan diri untuk membuka kafe yang dikelola keluarga ini dengan menggunakan resep andalan milik sang ibu.

Sesuai namanya,  jengkol merupakan menu utama di kafe ini--walaupun belum seinovatif jeJamuran di Jogja. Saat itu saya mencoba beberapa variasi menunya. Semur Jengkol-nya enak…. Teksturnya lembut dan bumbunya meresap. Rendang Jengkol-nya juga enggak kalah enak, namun pasti akan lebih mantap kalau bumbunya lebih melimpah--seperti rendang daging betulan aja :D Kalau Jengkol Balado-nya menurut saya bumbunya kurang tajam. Sedangkan Jengkol Goreng-nya gurih, tapi sayangnya enggak ada sambal terasinya, jadi terasa kurang afdal.

Semur Jengkol (Dok. Pribadi)
Rendang Jengkol (Dok. Pribadi)
Jengkol Balado (Dok. Pribadi)
Menu favorit saya sih Sambal Jengkol. Jadi, sambal jengkol ini bukan jengkol yang diberi sambal, tapi sambal yang dibuat dari jengkol yang dicincang. Level kepedasannya ada dua tingkat, yaitu level 'mengharukan' yang enggak terlalu pedas dan level 'masbuloh' yang lebih pedas. Tapi level 'masbuloh'-nya menurut saya masih kurang pedas euyLumpia Jengkol-nya juga menjadi cemilan favorit saya. Renyah dan gurihnya pas. Apalagi dicocol dengan sambal botol, hmmm maknyus….

Sambal Jengkol (Dok. Pribadi)
Lumpia Jengkol (Dok. Pribadi)
Awalnya, agak shock juga sih melihat berbagai menu jengkol yang tersaji di meja--yang tentunya sangat menggugah selera dan akhirnya berpindah ke piring saya :D Karena biasanya kan, saya memakan jengkol hanya sebagai menu pendamping. Untung ada ayam goreng. Jadi enggak sampai mabuk jengkol :))

Yup! Buat yang enggak suka jengkol, tenang aja, di sini juga tersedia menu-menu non jengkol kok. Mulai dari karedok dan sayur asem, sampai spagheti dan omelet. Jadi enggak usah ragu kalau mau datang ke sini. Siapa tau malah tertarik untuk mencoba jengkol, terus jadi ketagihan deh hihihi…. Enggak perlu khawatir soal bau mulut, karena kafe ini menyediakan permen mint gratis ;)

Menu di D'Jengkol (Dok. Pribadi)
Bagaimana, tertarik mencoba berbagai olahan jengkol di kafe ini? Saya pribadi sih berharap bisa kembali lagi ke sini. Penasaran sama nasi goreng sambal jengkol dan kerupuk jengkolnya. Kalau enggak ada waktu, bisa memanfaatkan fasilitas delivery loh, khusus untuk daerah Bandung aja tapi ya. Cukup pesan lewat telepon, langsung deh dikirim ke rumah. Ongkos kirimnya Rp 25.000 dengan minimal pembelian Rp 50.000.

~~~

D'Jengkol
Website: http://djengkol.com
Facebook: D'Jengkol
Twitter: @Djengkolers
Alamat: Jl.K.H Ahmad Dahlan (Banteng) No.50 Bandung
Telepon: 022 7305756, 0813 2001 7881, 0812 9321 3517
Buka: 10.00 - 22.00 WIB

Read more >>

Tuesday, December 16, 2014

A Self Reflection: Cerita Masa Lalu dan Impian Masa Depan



Beberapa hari lagi, tahun 2014 akan segera berakhir. Sebagian cerita dan pengalaman pribadi yang terjadi di tahun ini sudah saya tuliskan di blog tercinta.

Tulisan mana yang paling berkesan? Hmmm, awalnya agak sulit untuk menjawabnya. Bagi saya, semua tulisan tersebut berkesan, karena semuanya ditulis dengan hati ;) Tapi, setelah menengok kembali dan membaca ulang 103 tulisan di blog ini, akhirnya saya menemukan bahwa yang paling berkesan adalah tulisan yang berjudul Bali I'm in Love.

Tulisan yang di-publish pada tanggal 16 Januari 2014 tersebut merupakan sebuah flash fiction dalam rangka menjawab tantangan dari Monday Flash Fiction dengan tema The Spectacular Bali. Isinya bercerita tentang seorang penari Bali beragama Islam yang mempunyai hubungan spesial dengan seorang pemain gamelan beragama Hindu.

Kenapa paling berkesan? Memang tulisan ini berhasil menyandang Karya Terpilih pada tantangan tersebut. Tapi alasan utamanya bukan karena hal itu, melainkan karena rasa nyeseuk setiap kali membacanya. Mungkin karena cerita yang berada di baliknya. Dulu saya pernah mengatakan--lupa di mana--bahwa ketika menulis fiksi, biasanya sebagian besar idenya terinspirasi dari pengalaman pribadi yang didramatisasi, baik yang dialami oleh sendiri maupun yang saya lihat/dengar dari orang lain. Ada juga sih yang benar-benar dari hasil imajinasi. Tapi untuk cerita yang ini, terinspirasi dari pengalaman pribadi yang didramatisasi. Makanya nyeseuk. Eits, terinspirasi bukan berarti sama persis yah. 

Saking niatnya menulis cerita itu, saya sampai melengkapinya dengan foto yang dipinjam dari teman di Maha Gotra Ganesha (MGG)--unit kesenian Bali di ITB. Bahkan ada soundtrack-nya juga loh. The One That Got Away, tapi yang versi Isa Raja.
In another life... I would be your guy... We'd keep all our promises... Be us against the world... In another life... I would make you stay... So I don't have to say... You were the one that got away...
Namun, bukan berarti tulisan tersebut tidak mempunyai kekurangan. Walaupun ceritanya ditulis dengan sangat lancar, tapi saya kesulitan mendapatkan judul yang kece. Jujur, menurut saya, judulnya terkesan asal-asalan.

Mudah-mudahan saya bisa menemukan judul lain yang lebih menarik, apabila berhasil meng-upgrade flash fiction  tersebut menjadi sebuah novel. Ya, saya mempunyai impian untuk bisa menulis novel. Ide besarnya sudah ada. Outline detailnya yang agak berat, karena harus melakukan riset terlebih dahulu tentang reinkarnasi yang dipercaya oleh umat Hindu. Semoga ada teman di MGG yang bisa membantu.

Tapi, ironisnya, akhir-akhir ini saya jarang sekali menulis cerita fiksi. Tahun ini, hanya ada dua flash fiction yang berhasil saya publish di blog. Harus lebih serius dan semangat lagi nih latihan menulisnya. Karena… 
Menulis itu bukan apa, kenapa, atau siapa, tapi masalah komitmen diri sendiri akan apa yang ingin diraih. (The Somplak Life - Diva Press)
~~~


Read more >>

Sunday, December 14, 2014

Santai Sejenak di Alam Wisata Cimahi

Weekend kemarin, saya dan suami menghadiri undangan pernikahan teman suami di Cililin. Lumayan jauh juga ternyata. Jadi inget waktu survei untuk tesis beberapa tahun yang lalu. Terharu sama kebaikan suami (dulu mah statusnya masih pacar) yang mau mengantarkan saya survei bolak-balik ke Cililin dan kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Bandung. Pakai motor pula. Fiuh….

Akhirnya, setelah melalui perjalanan panjang Bandung-Cililin selama satu setengah jam, kami sampai juga di lokasi. Teman-teman suami udah kumpul semua, jadi langsung deh foto-foto sama pengantin. Tapi setelah itu mereka memutuskan untuk makan siang sekalian ngobrol-ngobrol di Taman Kupu-Kupu. What?! Balik lagi ke Cimahi? Tidak…. Ya pegal, ya lapar juga. Untungnya suami lebih memilih untuk makan siang dan salat dulu, baru deh menyusul ke Cimahi satu jam kemudian.

Perjalanan kembali dari Cililin ke Cimahi lebih cepat dibandingkan waktu perginya. Yang lama justru di Cimahinya. Macet dimana-mana. Rasa kantuk yang melanda pun berubah menjadi pusing. Setelah dua jam menghabiskan waktu di perjalanan, akhirnya kami sampai di Alam Wisata Cimahi, karena Taman Kupu-Kupu sedang penuh katanya.

Dok. Pribadi
Masuk ke tempat ini enggak perlu membayar tiket masuk. Gratis! Udaranya sejuk. Rasanya segar sekali. Suka…. Perlahan, pusing di kepala pun mulai menghilang.

Dok. Pribadi
Jav langsung ikut bocah-bocah lain (anak teman-teman suami) main di Taman Kelinci. Tempatnya cantik, dihias rumput dan bunga sintetis. Di sana udah disediakan wortel dan sawi, sehingga anak-anak bisa juga mencoba memberi makan kelinci.

Dok. Pribadi
Selain Taman Kelinci, masih banyak wahana permainan lain. Tapi yang waktu itu terlihat oleh saya hanya ATV, kuda, delman, dan panahan. 

Dok. Pribadi
Setelah Jav mulai bosan, kami pun bersantai di restorannya. Tempat duduknya ada yang berupa kursi, ada juga yang berupa sofa. Tinggal pilih mau yang mana. Para istri bergosip di sofa, sementara para suami nongkrong di kursi yang berada di dekat pagar. Tipenya terbuka. Pemandangannya Kota Cimahi. Kalau malam, bakal keren tuh.

Dok. Pribadi
Dok. Pribadi
Karena udah makan siang, kami pesan cemilan aja. Tadinya saya ingin memesan singkong keju, tapinya kosong. Jadi diganti dengan jagung susu keju. Sedangkan suami memesan pisang cokelat keju. Pisangnya enak…. Kalau jagungnya ya enak juga sih, tapi standar. Yang pasti porsinya banyak banget.

Dok. Pribadi
Dok. Pribadi
Setelah beres ngemil, sebelum bubar, saya salat dulu di musala. Lumayan nyaman. Tempatnya bersih dan cukup besar. Untuk perempuan disediakan mukena juga.

Kapan-kapan boleh lah ke sini lagi, mencoba makanan beratnya. Namun yang disayangkan, toko tempat menjual puding dan mainan baling-baling yang ingin dibeli Jav karena kabita sama bocah-bocah lain udah tutup, padahal masih sore.

~~~

Alam Wisata Cimahi 
Telepon: (022) 2700228, (022) 91581401
Email: management@alamwisatacimahi.com
Website: www.alamwisatacimahi.com
Alamat: Jl. Kol. Masturi KM 4 No.157 RT.001 RW 0013 Kel. Cipageran Cimahi
Read more >>

Sunday, December 7, 2014

Menjajal #AdrenalineRush di Sepanjang Pulau Jawa dan Bali

Jangan terkecoh ya dengan penampilan saya yang (kata teman-teman saya) feminin ini :p Orang yang belum mengenal saya atau orang yang baru mengenal saya secara sepintas, pasti enggak akan menyangka bahwa saya ini sebenarnya termasuk orang yang sangat menyukai tantangan. Apalagi kalau tantangan itu berupa kesempatan untuk mencoba kegiatan ekstrim yang memacu adrenalin. Wuih… baru membayangkannya saja perasaan saya menjadi lebih bersemangat.

Sayang, harapan dan kenyataan enggak sejalan. Pengalaman saya mengikuti kegiatan ekstrim baru sebatas menjajal wahana Halilintar dan Tornado di Dunia Fantasi, hihihi…. Pengalaman lainnya yang agak serius pun belum seberapa, masih bisa dihitung dengan jari :D

Seandainya saya diberi kesempatan untuk melakukan kegiatan ekstrim, maka saya akan memulainya dengan menjajal berbagai kegiatan ekstrim yang berada di sepanjang Pulau Jawa dan Bali. Jadi, saya akan berangkat dari Bandung menuju Bali melalui jalan darat, menyusuri tempat-tempat (dan mencoba kegiatan-kegiatan seru) di sepanjang Pulau Jawa. Lebih tepatnya di Jawa bagian Selatan.

Dibanding jalur Utara, jalur Selatan Pulau Jawa memang lebih asyik. Selain pemandangannya yang lebih indah, medan perjalanannya pun lebih menantang. Dan yang paling penting, tempat-tempat yang dilaluinya pun lebih seru. Berikut beberapa kegiatan ekstrim yang akan saya coba dalam perjalanan tersebut.

Paragliding di Gunung Haruman, Garut
Run and fly...! Yup! Cukup dengan berlari di sepanjang landasan dan memanfaatkan kondisi angin di Gunung Haruman yang relatif kencang, maka saya pun akan merasakan sensasi terbang yang luar biasa. Terbang tandem, tentunya :D Di atas sana, sambil duduk manis, saya dapat menikmati udara yang sejuk dan pemandangan yang sangat indah, yaitu persawahan dan perkampungan di kaki Gunung Haruman. Hmmm, pengalaman yang enggak mungkin bisa saya lupakan....

Paragliding (Sumber)
Body Rafting dan Water Tubing di Citumang, Ciamis
Well, saya sudah pernah merasakan serunya permainan olahraga air di Batu Karas. Sekarang saatnya mencoba segarnya air Sungai Citumang yang jernih. Sungai Citumang berada di daerah antara Pangandaran dan Green Canyon. Warna airnya biru, dikelilingi oleh pepohonan yang hijau. Arus yang cukup deras akan membawa tubuh saya menyusuri sungai. Dimulai dengan mengarungi sungai yang berada di dalam goa, lalu dilanjutkan dengan melewati jeram di sepanjang sungai. Untuk menguji adrenalin, saya juga akan mencoba melompat dari atas air terjun ;)

Permainan olahraga air di Batu Karas (Dok. Pribadi)
Water tubing di Sungai Citumang (Sumber)
Caving di Goa Jomblang, Gunungkidul
Pengalaman dua kali terhempas kesana-kemari dan terlonjak-lonjak dalam sebuah jeep ketika off road di Merapi merupakan kegiatan ekstrim yang seru dan enggak pernah membosankan. Namun, kali ini saya ingin mencoba kegiatan yang lain, yaitu menyusuri Goa Jomblang. Pasti rasanya mendebarkan menuruni goa vertikal yang sangat tinggi. Katanya, pemandangan di dalamnya indah sekali. Ada perbukitan karst, pohon jati, hutan purba yang sangat lebat, stalaktit, stalagmit, serta sungai bawah tanah. Kalau waktunya pas, saya juga bisa melihat hal paling keren di goa ini, yaitu pemandangan sinar matahari yang masuk dari atas Goa Grubug.


Off road di Merapi (Dok. Pribadi)
Sinar matahari di Goa Grubug (Sumber)
Berenang Bersama Hiu di Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa
Banyak kegiatan alam yang bisa dilakukan di sana, mulai dari diving dan snorkeling sampai camping dan menyusuri hutan bakau. Pulau Menjangan Besar merupakan tempat penangkaran hiu di Taman Nasional Karimunjawa. Saya sih ingin menguji adrenalin dengan berenang bersama hiu-hiu tersebut. Walaupun sudah jinak, pasti rasanya mendebarkan sekali berenang bersama belasan hiu sirip hitam dan hiu sirip putih....

Kolam penuh ikan hiu di Taman Nasional Karimun Jawa (Sumber)
Berpetualang di Taman Nasional Baluran, Situbondo
Apabila ingin menikmati indahnya pemandangan sabana di Afrika, enggak perlu jauh-jauh ke Afrika. Di Pulau Jawa juga ada loh. Iklimnya ekstrim seperti di Afrika. Suasananya juga sangat unik dan indah, yaitu hamparan padang rumput yang luas serta langit biru yang bersih. Berpetualang di sini akan semakin seru apabila berhasil menyaksikan gerombolan binatang seperti banteng, kancil, monyet, burung merak, hingga burung elang.

Taman Nasional Baluran (Sumber)
Bungee Jumping di Seminyak, Bali
Sebagai penutup, rangkaian kegiatan ekstrim saya akan diakhiri dengan bungee jumping di Pantai Seminyak. Selain dapat memacu adrenalin dengan meloncat bebas dari menara setinggi 45 meter--yang pasti akan memberikan efek nyesss tak terkira pada jantung, mata pun akan dimanjakan dengan pemandangan pantai yang sangat indah. Saya sih inginnya terjun di sore hari, saat matahari mulai terbenam sehingga langitnya berwarna kemerahan.

Bungee jumping saat sunset di Pantai Seminyak (Sumber)
Gimana? Seru kan kegiatan ekstrim pilihan saya? Jujur, baru menuliskannya saja membuat darah saya berdesir. Mudah-mudahan bisa segera kesampaian ya, bukan hanya sekedar imajinasi ;)

Tapi, ada satu hal penting yang harus dipersiapkan untuk mendukung khayalan saya ini. Kendaraannya! Namanya juga perjalanan panjang melalui darat, harus pakai mobil yang sesuai dong. Sepertinya si Toyota Etios Valco kesayangan harus istirahat dulu di rumah selama saya melakukan perjalanan ini. Sebagai gantinya, pasti lebih mantap kalau saya memakai saudaranya, Toyota Rush.

Kenapa Toyota Rush? Berdasarkan pengalaman adik saya yang bekerja di perkebunan kelapa sawit, mobil yang termasuk jenis Sport Utility Vehicle (SUV) ini sudah terbukti tangguh menaklukan berbagai medan, baik di jalan yang lurus dan mulus dalam perjalanan Bandung-Lebak, ataupun di jalan rusak yang licin dan berbatu di kebun kelapa sawit.

Toyota Rush milik adik saya yang bikin mupeng.... (Dok. Pribadi)
Berikut beberapa kelebihan yang dimiliki Toyota Rush sehingga membuatnya menjadi kendaraan yang paling cocok untuk mendampingi perjalanan saya menjajal adrenalin di sepanjang Pulau Jawa dan Bali.
  • Fitur keamanan yang lengkap. Perjalanan menyusuri Pulau Jawa melalui jalur Selatan yang ekstrim akan terasa lebih aman karena Toyota Rush dilengkapi dengan berbagai fitur safety seperti Dual SRS Airbags yang akan melindungi penumpang di bagian depan dari benturan apabila terjadi kecelakaaan. Fitur ABS (Anti-lock Bracking System) yang akan sangat membantu apabila harus melakukan pengereman mendadak di jalan yang licin. Serta Seat Belt Warning yaitu indikator pengingat pemakaian sabuk pengaman sehingga penumpang enggak akan kelupaan untuk selalu menggunakan sabuk pengaman setiap bepergian.
Safety (Sumber)
  • Interior yang nyaman. Dashboard yang elegan, Leather Steering Wheel with Steering Switch yang nyaman, Shift Lever Knob yang ergonomis, serta New Interior Design yang lapang dan sporty sehingga cukup untuk menampung banyak penumpang, barang bawaan, dan cemilan--pastinya, membuat perjalanan panjang melalui darat menjadi terasa menyenangkan. Apalagi Toyota Rush juga dilengkapi dengan 2 DN CD with MP3/AM FM dengan 4 speakers dan 2 tweeters yang siap menyajikan hiburan musik yang maksimal.
Interior (Sumber)
  • Mesin yang tangguh. Enggak perlu khawatir ketika harus melewati jalan rusak yang penuh lubang, tanjakan curam, dan belokan tajam menuju lokasi lepas landas paragliding di Gunung Haruman, karena Toyota Rush memiliki mesin 3SZ-VE berkapasitas 1500 cc dengan teknologi DOHC 16 Valve dan VVT-i. Tenaga yang dihasilkan bisa mencapai 109 Ps dan 6.000 rpm sehingga memiliki akselerasi yang baik. Ditambah dengan EPS (Electric Power Steering), setir pun akan selalu berada pada posisi sigap.
Eksterior (Sumber)
  • Desain yang sporty dan dinamis. Tampilan eksterior Toyota Rush semakin gagah karena kini sudah dilengkapi dengan berbagai aksesori keren seperti Mud Guard yang akan melindungi ban, sehingga tidak akan menjadi masalah apabila berkendara ke medan yang berlumpur. New Side Visor Design sehingga dapat mencegah air masuk ke dalam mobil. Rear Roof Spoiler yang tidak hanya memberi kesan sporty, tetapi juga membuat mobil menjadi lebih stabil serta mengurangi gejala melayang apabila sedang melaju dalam kecepatan tinggi. Dan Side Body Moulding yang akan melindungi pintu dari goresan. Cocok banget nih dibawa berpetualang ke Taman Nasional Baluran. 
Accesories (Sumber)
So, siapa yang mau ikut menjajal #AdrenalineRush di sepanjang Pulau Jawa dan Bali menggunakan Toyota Rush bersama saya? Hohoho ;)

http://dmp1.idblognetwork.com/capt.php?p=lombablog-D02"width="1" height="1">

http://dmp1.idblognetwork.com/capt.php?p=lombablog-D02
"
width="1" height="1">
Read more >>

Wednesday, December 3, 2014

Jav 3 Tahun 11 Bulan

Dok. Pribadi

  • Kalau main, misalnya main beca-becaan, lebih suka jadi yang dorong-dorong daripada jadi yang duduk manis di beca.
  • Lagi seneng bantuin Bundanya nyuci beras.
  • Udah suka minta dikasih adik.
  • Kalau ditanya, "Apa gunanya alis?" Dijawabnya, "Untuk marah." Heuheu....

Read more >>

Thursday, November 27, 2014

Nikmatnya Udon dan Tempura di Marugame Udon

The first authentic japanese udon restaurant kini hadir di Bandung loh…. Yeay!

Jadi, hari Selasa tanggal 18 November 2014 kemarin, Marugame Udon membuka outlet terbarunya di Bandung. Alhamdulillah, sehari sebelumnya, saya berkesempatan menghadiri acara pre-opening-nya di Trans Square Mall (TSM). Bisa nyicip duluan deh, hohoho….

Bagian luar (Dok. Pribadi)
Marugame Udon merupakan restoran franchise dari Marugame Seimen di Kobe, Jepang. Untuk yang tinggal di Jakarta, Surabaya, dan Bali, pasti udah enggak asing lagi sama restoran ini, karena Marugame Udon telah lebih dulu membuka sembilan outlet-nya di Jakarta, satu outlet di Surabaya, dan satu outlet di Bali.

Bagian dalam (Dok. Pribadi)
Acara pre-opening yang dipandu oleh Mas Edwin dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Mr. Hajime Kondoh (General Manager) dan Pak Iwan (Operational Manager) dari PT. Sriboga Marugame Indonesia. Pak Iwan menjelaskan mengenai tiga konsep utama yang diusung Marugame Udon, dan menjadikannya sebagai keunggulan yang tidak dimiliki oleh restoran udon lain di Indonesia.

Mr. Hajime Kondoh - Pak Iwan - Mas Edwin (Dok. Pribadi)
Pertama, open kitchen. Konsumen dapat dengan leluasa menyaksikan kesibukan para koki dan petugas di dapur restoran. Dengan begitu, enggak perlu khawatir deh sama kehigienisan udon dan tempura yang disajikan di restoran ini, karena sudah melihat langsung dengan mata kepala sendiri betapa kinclongnya dapur Marugame Udon sekaligus mengetahui juga bagaimana proses memasak makanannya sejak awal hingga akhir.

Kedua, freshly cooked. Restoran ini sangat mengutamakan kualitas makanan untuk konsumennya. Udon dan tempura langsung dimasak dan digoreng ketika baru dipesan. Tapi bukan berarti harus menunggu lama loh, karena petugasnya melayani dengan sigap dan cekatan. Selain itu, makanan hanya disajikan di display tidak lebih dari 20 menit. Lebih dari itu, makanan sudah tidak segar lagi sehingga langsung ditarik lalu diganti dengan yang baru.

Udon station (Dok. Pribadi)

Ketiga, self service. Kepuasan konsumen benar-benar dimanjakan karena dapat memilih sendiri makanannya, bukan duduk di kursi dan memesan makanan pada petugas. Dimulai dengan membawa baki sendiri, lalu mengantri di udon station untuk memesan udon dan menu tambahannya--jika mau--seperti telur omega, baso ayam, dan lain-lain. Maju lagi, kemudian konsumen akan dibuat galau di tempura station, karena tampilan tempuranya benar-benar menggoda iman air liur. Maju lagi, sampai deh di kasir untuk membayar pesanan dan memesan minuman, bisa pilih Ocha Panas atau Ocha Dingin. Pelengkapnya seperti tenkatsu (remah tempura), cabai rawit, daun bawang, wijen, serta jahe tersedia di meja kondimen dan bebas diambil sepuasnya.

Tempura station (Dok. Pribadi)
Nah, ini nih menu cemilan saya sore itu (saya sebut cemilan, karena sebelumnya udah makan siang di rumah), hihihi....

Beef Curry Udon
Ebi Tempura, Broccoli Tempura, Skewered Tofu Roll
Ocha Hangat
(Dok. Pribadi)

Beef Curry Udon-nya cocok banget untuk udara TSM yang sejuk dingin. Udonnya gemuk-gemuk dan teksturnya sangat lembut. Taburan daging sukiyakinya juga enak dan gampang dikunyah untuk gigi saya yang ber-bracket. Kuahnya benar-benar kental dan rasa gurihnya pas, enggak membuat enek. Ditambah taburan tenkatsu, jadinya makin asyik. Apalagi kalau ditambah irisan cabai rawit domba--yang sekali digigit 'kres' wuih rasa pedasnya aduhai, jadi semakin segar dan nikmat. Hanya saja, karena karinya sangat kental, saya jadi enggak bisa menyeruput kuahnya :D

Tempuranya juga enak. Ukurannya jumbo. Dicocolnya pakai saus tempura--asam manis--yang udah tersedia di setiap meja. Sayang, saya hanya sanggup menghabiskan Ebi Tempura dan setengah Broccoli Tempura. Padahal rasa Broccoli Tempuranya unik banget loh. Segar, renyah, dan manis karena ada campuran ubinya juga. Seandainya belum makan siang, mungkin saya bisa menghabiskan semuanya :p

Sebagai penggemar udon, saya pribadi merasa cukup puas menikmati makanan khas Jepang di restoran baru ini. Bukan hanya indah di mata (tampilannya cantik dan menggoda), tapi juga sedap di lidah (rasanya enak), dan nikmat di perut (mengenyangkan). Lengkap deh puasnya.... Apalagi kehalalannya juga terjamin 100%. Saat ini sertifikat halal dari MUI-nya memang masih dalam proses, tapi rencananya akan selesai bulan Januari tahun 2015 nanti kok.

Duh, nulis ini saya jadi ngiler…. Enggak sabar ingin mengajak Jav dan ayahnya ke sini :)

Pouch lucu oleh-oleh dari Marugame Udon (Dok. Pribadi) 

Pssst! Pulang makan dari Marugame Udon bisa dapat pouch lucu ini loh. Tapi ada syaratnya. Gampang kok. Cukup mention @MarugameUdonId dengan hashtag #FreshUdonTempura dan #MarugameBandung ;)

~~~

Marugame Udon
Trans Square Mall, Lantai 2
Jl. Jend. Gatot Subroto No. 289 Bandung
Website: marugameudon.co.id
Facebook: Marugame Udon Indonesia
Twitter: @MarugameUdonID
Jam buka: setiap hari 10.00 - 22.00 WIB

Pilihan menu udon Rp 33.000 - Rp 50.000 (Sumber)
Pilihan menu nasi Rp 33.000 - Rp 50.000 (Sumber)
Pilihan menu tempura Rp 7.000 - Rp 14.000 (Sumber)
Read more >>

Thursday, November 20, 2014

Kolam Renang Langganan di Bandung

Udah beberapa bulan terakhir ini Jav enggak pernah diajak berenang. Niat sih udah sering, tapi setiap weekend, waktunya selalu tabrakan sama acara lain. Nikahan sodara, nikahan tetangga, jadwal ke dokter, undangan seminar, macem-macem lah….

Suami sih enak, bisa renang tiap hari di kolam renang apartemen. Tapi Jav? Harus nunggu weekend bareng sama ayahnya, soalnya saya suka agak-agak parno sama air enggak bisa berenang :p

Alhamdulillah, akhirnya hari Sabtu kemarin jadi juga ngajak Jav berenang. Tempatnya di kolam renang langganan di Batununggal Indah Club (BIC). Kenapa di sana? Bisa dibilang, kami memang agak rewel dalam memilih kolam renang. Banyak faktor yang dijadikan bahan pertimbangan.

Lokasi
Tau sendiri kan sekarang ini Kota Bandung macetnya bikin males banget. Jadi sebisa mungkin cari kolam renang yang lokasinya paling dekat dari rumah. Lumayan menghemat waktu. Apalagi untuk menuju BIC ada jalan pintasnya juga.

Kondisi
Selain bersih, kolam di BIC menurut saya cukup lengkap dan nyaman. Ada satu kolam renang anak, satu kolam renang air dingin, dan satu kolam renang air hangat. Yang kolam renang air hangat, bagian atasnya diberi atap. Jadi bisa renang sepuasnya, kapan aja. Enggak perlu khawatir kepanasan kalau renangnya siang-siang dan juga enggak akan kedinginan kalau cuacanya lagi enggak bersahabat.

Kolam renang anak (Dok. Pribadi)
Kemarin aja, Jav sama ayahnya berenang hampir dua jam, padahal ketika itu lagi hujan. Mereka nyaman-nyaman aja main di kolam. Hanya saya yang gelisah, jemuran di rumah lupa belum diangkat euy, heuheu….

Jav betah main di kolam air hangat (Dok. Pribadi)
Tiket masuk
Untuk dewasa biayanya Rp 55.000, untuk anak di atas 2 tahun biayanya Rp 45.000, sedangkan untuk yang mengantar biayanya Rp 10.000. Semuanya mendapat satu botol air minum.

Menurut saya pribadi sih relatif mahal. Tapi sesuai lah dengan fasilitasnya. Soalnya pernah nih masuk ke kolam renang, baik yang dewasa, anak kecil, yang renang, yang enggak renang, semuanya sama harus membayar seharga x rupiah. Yang seperti itu sih enggak akan didatangin lagi. Masa yang enggak ikut renang harus bayar juga, rugi dong :D

Tempat tunggu
Di BIC ini tempat tunggunya biasa aja sih. Tapi bebas bisa duduk di mana aja. Mau pilih yang outdoor supaya bisa mengawasi anak berenang, atau yang indoor. Soalnya pernah juga nih di tempat lain, saya enggak bisa duduk di area kolam kalau enggak bayar tiket masuk. Lah kalau enggak boleh masuk, mending saya nunggu di rumah aja deh, iya enggak….

Nungguin Jav sama ayahnya sambil baca This Guy is MIne (Dok. Pribadi)
Pssst, mau dapat buku This Guy is Mine gratis? Yuk, ikutan giveaway-nya di blog buku saya ;)

Makanan
Biasanya, saya menyiapkan bekal cemilan untuk Jav dan ayahnya. Hmmm, untuk saya juga sih. Tapi kalau enggak sempat, tenang aja, di BIC ada Bicafe yang menyediakan berbagai jenis menu makanan mulai dari kentang goreng sampai sop buntut, juga berbagai jenis menu minuman mulai dari yang dingin sampai yang hangat.

Daftar menunya (Dok. Pribadi)
Rasanya lumayan lah, enggak terlalu mengecewakan seperti di kafe di tempat renang lain. Masa saya pernah pesan spagheti carbonara yang isinya hanya spagheti dan saus putih, enggak ada dagingnya. Waktu itu, teman saya memesan bubur ayam, tapi enggak ada ayamnya, cuma ditabur kacang. Yang begitu mah enggak niat jualan yah :))

~~~

Batununggal Indah Club
Jl. Batununggal Indah IX No. II
Soekarno hatta - Bandung 40266
Tlp. (022) 7560200

Read more >>

Wednesday, November 19, 2014

Wordless Wednesday: Orderan Pertama

Puding Cokelat resep dari Mbak Diahdidi untuk acara Seminar Parenting kemarin (Dok. Pribadi)

Testimoni dari Teh Yuli (Dok. Pribadi)
Read more >>